🌈Selamat pagi semuanya! Hari ini juga aku lagi belajar kalimat2 dari wawancara tentang Gadis Kretek. Aku punya beberapa pertanyaan! Terima kasih kalo kamu bisa bantu aku💗 🌈Gadis Kretek interview 03:53~04:38 Leila: Terus drama-drama itu totally? Ratih: Totally itu fiction. Leila: 1️⃣Termasuk1️⃣, karna aku lihat wah, ini kok, 2️⃣ada ada2️⃣ bau Roro Mendut gitu ya? waktu di awal, saya bacanya dulu dua tahun lalu terus kemarin refresh lagi gitu ya. 4️⃣ada 3️⃣bau Roro3️⃣ itu tuh totally semua satu pun gak ada**, apa sih namanya, cerita-cerita masa lalu gitu.4️⃣ Ratih: ngga, ngga. jadi itu, apa namanya itu, benar-benar fiction. Roro Mendut tentu saja tidak bisa dipisahkan 5️⃣dari5️⃣ kita punya budaya kan. (Betul) Itu kan sebennya(sebenarnya) cerita Legend. kalau aku tidal memaksukan situ, itu malah konyol. Leila: Termasuk ludah yang manis itu Ratih: Salah satu inspirasi Jengyah memilki ludah yang manis kalau di buku ya dari Roro . 🌈pertanyaan 1️⃣I thought ‘termasuk’ means ‘including’, but in spoken languages, does it have a different meaning? like simiar to "terus" "kemudian"? 2️⃣Does using ‘ada-ada’ make any difference from just using it once? 3️⃣I couldn’t catch the part “bau Roro”? It just seems so given the contexts. Is that right? 4️⃣Could you translate the last sentence into English or Korean if you could? I understood it as “there’s a vibe of Roro Mendut, but it doesn’t have any elements from the past stories?” Am I getting it right? what does "totally satu pun ga ada..." mean?😭 5️⃣Could you explain the sentence structure of “dari kita punya budaya kan”? … I just read it as “Of course, Roro Mendut cannot be sepearted from our culture”? but can I use “dari” like this? not like “dari budaya kita”? I think I’m confused how to understand the sentence structure “dari + S + V”, not “dari + noun”?? if that makes sense.